Preferences

October 20, 2011 1 comment

Preferences (pilihan). Berikut ini beberapa pola kalimat untuk menyatakan pilihan (lebih memilih A ketimbang B).

1.  S + prefer + noun/V-ing + to + noun/V-ing

Contoh kalimat:

  • I prefer riding a motorcycle to driving a car.
  • We prefer this new building to the old one.
  • She prefers singing to dancing.
  • Andy prefers doing his hobby to watching TV all day.

Catatan: Untuk kalimat dengan subject tunggal maka kata prefer ditambah dengan -s.

2.  S + like + noun/V-ing + better than + noun/V-ing

Contoh kalimat:

  • Some people like doing sport better than staying at home on Sunday morning.
  • My friends like English better than Math.
  • His brother likes operating computer better than doing his homework.
  • He likes basketball batter than football.

Catatan: Untuk kalimat dengan subject tunggal maka kata like ditambah dengan -s.

3.  S + would rather + V1 + than + V1

Contoh kalimat:

  • They would rather take the chance than ignore it.
  • I would rather save the money than spend it.
  • Rudy would rather  phone me than sends SMS.
  • He would rather leave than stays in this room. 

4.  S + would prefer + to V1 + rather than + V1

Contoh kalimat:

  • Many teenagers would prefer to enjoy surfing on the internet rather than listen to the radio.
  • I would prefer to open this window rather than close it.
  • The police would prefer to arrest the robber rather than set him free.
  • He would prefer to work rather than become an unemployment.
Categories: Materi Pembelajaran

Tips Listening UN SMK (part-IV)

October 6, 2011 Leave a comment

PART-IV : SHORT TALKS

Dalam bagian keempat, anda akan mendengar monolog dan kemudian mendapat pertanyaan tentang hal itu. Yang harus anda lakukan kurang lebih sama sebagaimana dalam bagian sebelumnya, tetapi anda perlu lebih hati-hati dalam menyimak detail information dan memperhatikan konteks. Cobalah untuk membaca pertanyaan-pertanyaan sebelum monolog diperdengarkan, dan dengarkan seluruh pembicaraan sebelum memilih jawaban. Gunakan waktu anda dengan bijaksana, jangan tertinggal atau kehilangan informasi penting yang terkait dengan pertanyaan berikutnya.

Categories: Listening SMK, Tips

Tips Listening UN SMK (part-III)

October 6, 2011 Leave a comment

PART-III : SHORT CONVERSATION

Pada bagian ketiga, anda akan mendengar dialog singkat dan kemudian anda mendapat pertanyaan tentang dialog tersebut. Dalam hal ini anda perlu menggunakan memori jangka pendek dengan baik. Strategi terbaik adalah untuk mewaspadai:

  • Kesamaan bunyi kata-kata pada jawaban dengan yang ada pada dialog
  • Kata negatif (don’t, hardly, won’t, dll.)
  • Kata-kata yang terkait dengan waktu (always, seldom, dll)

Cobalah membaca pertanyaan, dan bahkan mungkin jawaban, sebelum anda mendengar dialog. Periksa semua pilihan dan jangan memilih terlalu cepat.

Categories: Listening SMK, Tips

Tips Listening UN SMK (part-II)

October 6, 2011 Leave a comment

PART-II : QUESTION – RESPONSE

Pada listening bagian ke-2 anda akan mendengarkan sebuah pertanyaan, kemudian anda harus memilih satu respon yang paling tepat untuk pertanyaan itu. Yang harus anda waspadai adalah:

Terdapat kata-kata yang bunyinya mirip dengan kata di pertanyaan.
contoh:
question: How much does it cost?
answer: Tank you very much.
Meskipun sama-sama terdapat kata much, tapi jawaban itu bukan respon yang tepat untuk pertanyaan ‘How much does it cost?

Perhatikan kata tanya di awal kalimat (WH question; who, what, when, where, why, what, How, dll.)

Waspadai pula penggunaan ‘question tags’

Jika anda ragu-ragu, pilih saja respon/ jawaban yang anda rasa paling masuk akal untuk pertanyaan tersebut. Yang terpenting jangan sampai lembar jawaban anda kosong.

Categories: Listening SMK, Tips

Listening UN SMK

October 6, 2011 14 comments

Pada Ujian Nasional SMK terdapat soal listening mulai nomor 1 sampai 15. Selama ini saya mengamati anak didik saya mengalami kesulitan mengerjakan soal listening. Jadi untuk menghadapi UN SMK saya harus sering-sering melatih mereka untuk mengerjakan soal-soal listening. Hanya saja masalahnya di sekolah kami hanya tersedia kaset soallistening dari ujian-ujian tahun sebelumnya. Untuk ujian (sekali putar) memang tidak masalah, tapi kalau saya ingin menggunakannya untuk membahas soal (saat KBM) tentu sangat merepotkan. Karena saya harus memutar soal setiap nomor berulang kali. Hingga akhirnya saya berinisiatif untuk merubah soal di kaset itu menjadi audio file yang bisa saya putar di net-book saya (memang harus membawa speaker aktif kecil dan 1 rol kabel….. he..he..he..). Nah…sekarang KBM jadi lebih lancar. Mungkin ibu/bapak mempunyai masalah serupa? Silakan download mp3 listening SMK di bawah ini: Read more…

Apa itu PAKEM?

October 6, 2011 Leave a comment

PAKEM adalah singkatan dari Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan.

Aktif dimaksudkan bahwa dalam proses pembelajaran guru harus menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya, mempertanyakan, dan mengemukakan gagasan. Belajar memang merupakan suatu proses aktif dari si pembelajar dalam membangun pengetahuannya, bukan proses pasif yang hanya menerima kucuran ceramah guru tentang pengetahuan. Sehingga, jika pembelajaran tidak memberikan kesempatan kepada siswa untuk berperan aktif, maka pembelajaran tersebut bertentangan dengan hakikat belajar. Peran aktif dari siswa sangat penting dalam rangka pembentukan generasi yang kreatif, yang mampu menghasilkan sesuatu untuk kepentingan dirinya dan orang lain. Kreatif juga dimaksudkan agar guru menciptakan kegiatan belajar yang beragam sehingga memenuhi berbagai tingkat kemampuan siswa. Menyenangkan adalah suasana belajar-mengajar yang menyenangkan sehingga siswa memusatkan perhatiannya secara penuh pada belajar sehingga waktu curah perhatiannya tinggi. Read more…

Apa yang harus diperhatikan dalam melaksanakan PAKEM?

October 6, 2011 Leave a comment

1. Memahami sifat yang dimiliki anak

Pada dasarnya anak memiliki sifat: rasa ingin tahu dan berimajinasi. Anak desa, anak kota, anak orang kaya, anak orang miskin, anak Indonesia, atau anak bukan Indonesia – selama mereka normal – terlahir memiliki kedua sifat itu. Kedua sifat tersebut merupakan modal dasar bagi berkembangnya sikap/berpikir kritis dan kreatif. Kegiatan pembelajaran merupakan salah satu lahan yang harus kita olah sehingga subur bagi berkembangnya kedua sifat, anugerah Tuhan, tersebut. Suasana pembelajaran dimana guru memuji anak karena hasil karyanya, guru mengajukan pertanyaan yang menantang, dan guru yang mendorong anak untuk melakukan percobaan, misalnya, merupakan pembelajaran yang subur seperti yang dimaksud.

2. Mengenal anak secara perorangan

Parasiswa berasal dari lingkungan keluarga yang bervariasi dan memiliki kemampuan yang berbeda. Dalam PAKEM (Pembelajaran Aktif, Menyenangkan, dan Efektif) perbedaan individual perlu diperhatikan dan harus tercermin dalam kegiatan pembelajaran. Semua anak dalam kelas tidak selalu mengerjakan kegiatan yang sama, melainkan berbeda sesuai dengan kecepatan belajarnya. Anak-anak yang memiliki kemampuan lebih dapat dimanfaatkan untuk membantu temannya yang lemah (tutor sebaya). Dengan mengenal kemampuan anak, kita dapat membantunya bila mendapat kesulitan sehingga belajar anak tersebut menjadi optimal. Read more…

%d bloggers like this: